Iklan

terkini

Diskop UKM Aceh Matangkan Pengisian JITUPASNA dan R3P

Chaidir
14 Januari 2026, 6:18:00 AM WIB Last Updated 2026-01-13T23:18:16Z


‎Portalssi, Banda Aceh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh terus mematangkan langkah strategis dalam mendukung penanganan pascabencana melalui penguatan data dan perencanaan. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat tindak lanjut hasil Pra Desk bersama P2K terkait pengisian Tabel JITUPASNA dan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Dinas Diskop UKM Aceh, Banda Aceh, Selasa (13 Januari 2026).

‎Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Zulkifli, S.Pd., M.Pd., dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural serta tim teknis terkait. Hadir pula Tim R3P yang berperan dalam pendampingan teknis pengisian dan penyelarasan data JITUPASNA sebagai dasar perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor koperasi dan UMKM.

‎Dalam arahannya, Zulkifli menekankan pentingnya ketelitian dan keseragaman data dalam proses pengisian tabel JITUPASNA (Kajian Kebutuhan Pascabencana). Menurutnya, data yang akurat dan terverifikasi menjadi kunci utama agar program pemulihan ekonomi pascabencana, khususnya bagi pelaku koperasi dan UMKM, dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.

‎“Pengisian JITUPASNA dan R3P tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi fondasi dalam menyusun kebijakan dan intervensi pemerintah ke depan. Karena itu, setiap data harus disusun secara cermat, realistis, dan sesuai kondisi di lapangan,” ujar Zulkifli dalam rapat tersebut.

‎Rapat berlangsung dinamis dengan diskusi mendalam terkait mekanisme pengumpulan data, sinkronisasi antarbidang, serta penyelarasan kebutuhan pemulihan usaha koperasi dan UMKM yang terdampak bencana. Tim R3P turut memberikan penjelasan teknis mengenai format pengisian tabel, indikator penilaian kerusakan dan kerugian, serta tahapan penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi.

‎Para peserta rapat juga menyampaikan berbagai masukan dan kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari validasi data pelaku usaha terdampak hingga kebutuhan dukungan program pemulihan ekonomi. Diskusi tersebut diharapkan mampu menghasilkan rumusan yang komprehensif dan aplikatif untuk diterapkan pada tahap berikutnya.

‎Melalui rapat tindak lanjut ini, Diskop UKM Aceh menegaskan komitmennya untuk mendukung pemulihan sektor koperasi dan UMKM secara terencana, terukur, dan berbasis data. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Aceh dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana serta memperkuat ketahanan usaha kecil dan menengah di daerah.(**)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Diskop UKM Aceh Matangkan Pengisian JITUPASNA dan R3P

Terkini