Iklan

terkini

‎BSI Aceh Perkuat Komitmen Perbankan Syariah, Ajak Wartawan Sebarkan Literasi Keuangan Islami

Chaidir
16 Maret 2026, 5:31:00 PM WIB Last Updated 2026-03-16T10:31:37Z



‎Portalssi, Banda Aceh : Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, menyampaikan sambutan pada kegiatan Kajian Ramadan dan Sosialisasi Keuangan Syariah untuk Insan Pers di Masjid Landmark BSI Aceh, Banda Aceh, Senin (16/3/2026).
‎Banda Aceh – Komitmen untuk terus mengembangkan sistem perbankan berbasis syariah kembali ditegaskan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh. Melalui momentum bulan suci Ramadan, BSI menggelar kegiatan Kajian Ramadhan dan Sosialisasi Keuangan Syariah untuk Insan Pers yang berlangsung di Masjid Landmark BSI Aceh, Banda Aceh, Senin (16/3/2026).

‎Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat sinergi antara dunia perbankan syariah dengan kalangan media, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam.

‎Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, dalam sambutannya menegaskan bahwa BSI akan terus istiqamah menjalankan prinsip perbankan syariah sebagai landasan utama dalam setiap layanan dan aktivitas bisnisnya.

‎Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir BSI telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dan berhasil menempatkan diri sebagai salah satu bank besar di Indonesia.

‎“Alhamdulillah, saat ini BSI sudah masuk dalam jajaran enam bank terbaik secara nasional. Insyaallah kita akan terus berjuang memajukan BSI agar suatu hari nanti bisa mencapai peringkat pertama,” ujar Imsak di hadapan para wartawan yang hadir.

‎Ia menjelaskan, kehadiran BSI tidak hanya berfokus pada aspek bisnis semata, tetapi juga memiliki misi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sistem keuangan yang adil, transparan, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.

‎Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan.

‎“Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sistem keuangan syariah,” katanya.

‎Lebih lanjut, Imsak menegaskan bahwa BSI terus berupaya menghadirkan layanan perbankan syariah yang inklusif, mudah diakses, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

‎Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari kontribusi BSI dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi umat sekaligus mendukung pembangunan nasional.

‎“Insyaallah kami akan terus berupaya mendorong kemajuan ekonomi masyarakat melalui layanan keuangan syariah yang lebih luas dan inklusif, sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat dan kemajuan Indonesia,” jelasnya.

‎Dalam kesempatan itu, Imsak juga menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang selama ini menjadi mitra strategis BSI dalam menyampaikan informasi kepada publik.

‎Ia menilai peran media sangat penting dalam membangun pemahaman masyarakat tentang berbagai program dan layanan perbankan syariah.

‎“Kami sangat menghargai peran wartawan yang selama ini menjadi mitra strategis BSI. Melalui media, berbagai informasi positif dapat tersampaikan kepada masyarakat secara luas,” ujarnya.

‎Sementara itu, penceramah dalam kegiatan tersebut, Tgk Mursalin Basyah, menyoroti pentingnya peningkatan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat.

‎Menurutnya, masih banyak masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, yang belum memahami secara utuh konsep dan manfaat sistem keuangan berbasis syariah.

‎Karena itu, ia menilai peran media massa sangat strategis dalam membantu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam.

‎“Peran media sangat besar dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Bahkan kalau dibandingkan antara penceramah dengan wartawan, bisa jadi pahala wartawan lebih besar karena narasi dakwahnya bersifat permanen,” ujarnya dalam ceramah yang disampaikan usai salat Zuhur.

‎Ia menjelaskan bahwa ruang dakwah seorang dai sering kali terbatas pada mimbar masjid atau meunasah. Sementara media memiliki jangkauan yang jauh lebih luas dan mampu menjangkau berbagai kalangan masyarakat dalam waktu yang bersamaan.

‎“Ketika seorang wartawan menulis berita yang membawa pesan kebaikan, maka dampaknya bisa dirasakan oleh banyak orang. Bahkan pahala dari tulisan tersebut bisa terus mengalir selama tulisan itu masih dibaca,” katanya.

‎Karena itu, ia mengajak para wartawan untuk memanfaatkan profesinya sebagai sarana dakwah melalui tulisan dan karya jurnalistik yang membawa nilai-nilai positif bagi masyarakat.

‎Menurutnya, pena dan tulisan dapat menjadi media amal yang luar biasa jika digunakan untuk menyebarkan kebaikan.

‎“Beramallah melalui pena dan tulisan. Bisa jadi kita masuk surga melalui konten-konten tulisan yang mengandung nilai-nilai syariah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

‎Melalui kegiatan kajian Ramadan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara BSI dan insan pers dalam menyebarkan literasi keuangan syariah sekaligus menghadirkan informasi yang edukatif dan inspiratif bagi masyarakat luas.(**)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • ‎BSI Aceh Perkuat Komitmen Perbankan Syariah, Ajak Wartawan Sebarkan Literasi Keuangan Islami

Terkini