Portalssi, Sabang : Mengenal Sabang pasti tak jauh-jauh dari Pantainya, namun kali ini Pantai yang tak biasa, tetapi Pantai tersembunyi yang keberadaannya baru ditemukan sekarang.
Pantai ini adalah lukisan tuhan dari surga yang setiap perpaduannya selalu mempunyai maknanya tersendiri. Pantai yang seolah dilukis langsung oleh tuhan untuk sejenak menikmati alamnya yang seperti di pameran lukisan, namun lengkap dengan suara deburan ombak dan gelak tawa yang sambil dilekmparkan yang menambah kehangatan.
Pantai ini berada sekitar 20 km dari pusat kota, tepatnya pada Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue. Tempatnya juga searah dengan tempat-tempat wisata ikonik di sabang, salah satunya Gua Sarang. Perjalanan ke sana menempuh waktu sekitar 30 menitan dengan sepeda motor dan tak perlu khawatir bagi para wisatawan yang berkunjung dengan mobil juga sudah dapat di jangkau loh.
Sepanjang perjalanan mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan lautan dan hutan lindung yang rimbun, seolah semesta memeluk kita dari bisingnya dunia dan rehat sejenak.
Setibanya di Pantai tersebut kita langsung di sambut dengan gapura bambu yang apabila kita fokus pada bacaannya tertulis “ceping”dengan m yang ditulis kecil terimpit, tentunya menjadi gelak tawa untuk kita semua. Biaya masuk kesini juga sangat terjangkau yaitu hanya Rp5.000 per orang serta juga kita dapat melakukan camping disini.
Kita langsung diminta untuk menuruni anak tangga untuk sampai ke Pantai dengan pasir putih bersih ini. Batu-batu melengkapi Pantai ini yang menambah indahnya suara deburan ombak. Tak lupa setiap anak tangga yang kita turuni membuat kita semakin dekat dengan karang yang tak pernah berlayar, waktu yang sangat tepat kesini yaitu saat sang surya ingin beranjak pergi karena langit orangenya semakin membuat kita tak dapat berkata-kata.
Ya baru saja kita tiba di Pantai Batu Kapal dan kaki kita sudah menjejak pada pasir halus putihnya dengan karang batu yang berbentuk kapal, dan deburan ombak yang santai dengan batu-batu di bibir pantainya. Tak hanya itu jika kita berbalik arah ke belakang, kita melihat tangga yang tadi telah kita turuni dengan hutannya yang masih sangat asri dan pondok-pondok sebagai tempat untuk berbagi canda tawa bersama keluarga dan teman.
Duta Wisata Sabang, Cut Adek Humaira menyampaikan bahwa Pantai batu kapal ini bukan hanya indah setiba ke pantainya untuk melihat dan menikmati alamnya, namun kita juga dapat menikmati perjalanan menuju kesini. “Pantai Batu kapal adalah lukisan saat tuhan sedang tersenyum merajut awal kisah sari ujung barat Indonesia sebelum Indonesia cantik lainnya.”
Pantai batu kapal ini sangat bagus untuk mengabadikan momen terutama saat menuju senja iyaa seperti lagu menuju senja di aksara dan kita sebahagia itu tentunya, saran banget kalau kesini bersama keluarga atau teman okee banget karena apa, setiap sudut selalu punya sentuhan halus. Apabila kita kembalinya saat malam hari tentu saja kunang-kunang akan muncul dari hutan sambil menaiki anak tangga menuju parkiran, layaknya seperti dunia Dongeng saja kan hehehe. Gimana tertarik buat kesini?? (**)

