Portalssi, Bener Meriah : Dalam rangka menyambut dimulainya pembangunan Jembatan Aramco, Koramil 04/Pintu Rime Gayo (PRG) jajaran Kodim 0119/Bener Meriah menggelar prosesi adat peusijuk sebagai bentuk doa bersama sekaligus harapan agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Pantan Sinaku, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, pada Minggu (5 April 2026).
Prosesi peusijuk yang merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Aceh dilaksanakan dengan penuh khidmat dan dipimpin langsung oleh tokoh adat setempat. Tradisi ini sarat makna sebagai simbol permohonan keselamatan, keberkahan, serta kesuksesan dalam setiap tahapan pekerjaan yang akan dilaksanakan. Selain itu, peusijuk juga menjadi wujud penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun serta tetap dijaga keberlangsungannya oleh masyarakat Aceh.
Pelaksana Tugas Sementara (PGS) Danramil 04/PRG, Pelda Yuli, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan peusijuk ini tidak hanya dimaknai sebagai ritual adat semata, namun juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah.
“Melalui prosesi peusijuk ini, kita bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar pembangunan Jembatan Aramco dapat berjalan dengan baik, tanpa hambatan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan TNI di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan, namun juga memiliki peran aktif dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan, terutama pada sektor infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana TNI hadir dan turut berkontribusi dalam setiap upaya pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh personel Koramil 04/PRG, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga Desa Pantan Sinaku. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan adanya kebersamaan dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat terhadap pembangunan Jembatan Aramco yang telah lama dinantikan.
Salah satu warga Desa Pantan Sinaku, Miko, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka. Menurutnya, pembangunan Jembatan Aramco sangat penting dan menjadi kebutuhan mendesak, terutama setelah wilayah tersebut terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang sempat mengganggu akses transportasi masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia yang telah memfasilitasi pembangunan jembatan ini. Jembatan Aramco sangat penting bagi kami, apalagi setelah bencana yang lalu membuat akses kami menjadi sulit dan terbatas,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan selesai tepat waktu, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal, terutama dalam menunjang kegiatan ekonomi dan mobilitas sehari-hari.
“Semoga pembangunan ini berjalan lancar hingga selesai, sehingga kami bisa beraktivitas dengan lebih mudah, aman, dan nyaman, khususnya saat musim penghujan,” tambahnya.
Dengan dilaksanakannya prosesi peusijuk ini, diharapkan pembangunan Jembatan Aramco dapat berjalan sukses tanpa kendala berarti. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi simbol eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan bersama. (**)

