Iklan

terkini

Kuliner Masam Jing dan Cecah Terong Agur, Cita Rasa Khas yang Menggugah Selera

Chaidir
05 Mei 2026, 11:20:00 AM WIB Last Updated 2026-05-05T04:20:19Z


Portalssi, Aceh : ‎Kekayaan budaya Tanah Gayo tidak hanya tercermin dari tradisi dan alamnya, tetapi juga dari kuliner khas yang menggugah selera. Di antara berbagai hidangan tradisional, Masam Jing dan Pengat menjadi dua kuliner yang memiliki cita rasa unik dan menjadi favorit masyarakat setempat bahkan wisatan yang berkunjung. 

Kuliner ini telah dikenal sejak lama dan juga telah diwariskan dari generasi ke generasi sebagai khazanah kekayaan cita rasa kuliner nusantara.

Masam Jing dikenal sebagai hidangan berkuah dengan rasa asam yang segar. Biasanya menggunakan bahan utama ikan dari Danau Laut Tawar yang dimasak dengan rempah-rempah khas, menciptakan perpaduan rasa yang kuat namun tetap seimbang. Rasa asam yang dominan memberikan sensasi segar, menjadikannya cocok dinikmati di udara sejuk dataran tinggi seperti di Kabupaten Aceh Tengah.

Sementara itu, Cecah Terong Agur atau Terong Belanda hadir dengan cita rasa yang memadukan antara asam, manis, pedas, dan gurih. Hidangan ini biasanya dibuat dari bahan seperti terong belanda, cabai, garam, dan rempah khas seperti Empan (andaliman) yang tidak dimasak tetapi dicampurkan dengan merata setelah sedikit dihaluskan, menghasilkan tekstur seperti sambal dan rasa yang menggugah selera. Cecah Terong Agur sering disajikan sebagai hidangan bersama Ikan Depik (Rasborra Tawarensis) yang juga merupakan ikan endemik di Danau Laut Tawar atau ikan-ikan yang lainnya.

Kedua kuliner ini mencerminkan kekayaan bahan lokal yang dimanfaatkan oleh masyarakat Gayo. Proses pembuatannya yang masih tradisional menambah nilai autentik, sekaligus menjaga cita rasa asli yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Selain sebagai makanan, Masam Jing dan Cecah Terong Agur juga menjadi bagian dari identitas budaya. Hidangan ini sering disajikan dalam berbagai acara adat maupun pertemuan keluarga, mempererat hubungan sosial dan kebersamaan.

Duta Wisata Aceh Tengah, Win Marza H. Munthe melihat kuliner sebagai salah satu cara efektif untuk memperkenalkan budaya daerah. “Masam Jing dan Cecah Terong Agur adalah sebagaian kecil dari banyaknya makanan tardisional yang ada di dataran tinggi Gayo. Melalui kuliner, kita bisa merasakan langsung kekayaan budaya yang dimiliki suatu daerah dan menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga, memperkenalkan, dan melestarikannya.”

‎Dengan cita rasa yang khas dan penuh makna, Masam Jing dan Cecah Terong Agur tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperkaya pengalaman budaya bagi siapa pun yang mencicipinya. (ADV)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kuliner Masam Jing dan Cecah Terong Agur, Cita Rasa Khas yang Menggugah Selera

Terkini