Portalssi : Produk Organik Indonesia Menjadi Primadona Buyer Luar Negeri di Organic Moments Asia 2026 Shanghai, 17 Juni 2026– Partisipasi Indonesia dalam Organic Moments Asia 2026 berhasil mencuri perhatian pasar internasional dengan menarik lebih dari 1.000 pengunjung dan menghasilkan lebih dari 35 potential buyers selama penyelenggaraan pameran pada 15-17 Juni 2026 di Shanghai, Tiongkok.
Kehadiran Indonesia difasilitasi oleh Aliansi Organis Indonesia sebagai official partner IFOAM Asia, sekaligus menjadi wadah promosi bagi produk organik, produk turunan, kopi spesialti, serta kerajinan berbasis kearifan lokal Indonesia di pasar Asia.
Partisipasi Indonesia menghadirkan dua area pameran yang terdiri atas Booth Aliansi Organis Indonesia sebanyak tiga booth standar dan Indonesia Pavilion sebanyak dua booth standar. Booth AOI menampilkan produk-produk hasil kurasi dari mitra dan jaringan AOI, yaitu Medco Foundation, Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya, PT Asasta Bahagia Bersama (Terra) dan produk Aceh Agri ,dengan exhibitor Muhammad, SP., MP. dari Provinsi Aceh dengan produk lausaren,kopi aren,kopi aceh agri dan kopi berkah liberika tanggse. Sementara itu, Indonesia Pavilion menghadirkan lima UMKM binaan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur (BI NTT) yang telah melalui proses kurasi bersama AOI dan BI NTT, yaitu Agla Coffee, Sombra Coffee, Lewi's Organic, Fonara Coconut International, dan Timor Moringa. Selama tiga hari pameran, produk-produk Indonesia memperoleh respons yang sangat positif dari pengunjung maupun calon pembeli internasional.
Berbagai produk unggulan seperti kopi, moringa, gula aren, gula semut, produk kelapa organik, produk perawatan tubuh berbahan alami, tenun tradisional, dan kerajinan tangan menarik minat pasar yang tinggi.
Produk virgin coconut oil (VCO) organik dari Fonara Coconut International tercatat habis terjual (sold out) sebelum pameran berakhir, sementara mini craft dan berbagai produk kerajinan lokal menjadi salah satu produk favorit yang banyak diminati pengunjung. Salah satu agenda penting dalam partisipasi Indonesia adalah kunjungan delegasi ITPC Shanghai yang dipimpin oleh Adhi Kusuma Yudha Halim.
Dalam pertemuan tersebut, AOI dan para exhibitor memaparkan profil usaha, produk unggulan, peluang ekspor, serta tantangan yang dihadapi dalam pengembangan pasar internasional. ITPC Shanghai menyampaikan dukungannya terhadap promosi produk Indonesia di pasar global dan membuka peluang bagi produk-produk unggulan Indonesia untuk ditampilkan di kantor ITPC Shanghai sebagai bagian dari upaya promosi berkelanjutan.
Selain itu, ITPC Shanghai juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mempromosikan produk Indonesia di pasar internasional, khususnya di Tiongkok, melalui fasilitasi promosi, penjajakan peluang bisnis, penghubung dengan calon pembeli potensial, serta penguatan akses pasar bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin mengembangkan ekspor.
Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan IFOAM Asia, yaitu Jennifer Chang, Li Feng, Emilia Tri Setyowati, dan Harry Kong, serta menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring kerja sama antara pelaku usaha Indonesia dengan berbagai pemangku kepentingan disektor organik Asia.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Elsje P. Mansula selaku Dewan Perwakilan Anggota (DPA) AOI, menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam Organic Moments Asia 2026 menunjukkan semakin kuatnya daya saing produk organik Indonesia di pasar global. “Partisipasi Indonesia pada Organic Moments Asia 2026 menunjukkan bahwa produk organik Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional.
Tidak hanya produk pangan, tetapi juga produk turunan, kerajinan, dan komoditas berbasis kearifan lokal yang mampu menarik minat pasar global,” ujar Elsje P. Mansula. Selain mempromosikan produk, delegasi Indonesia juga aktif membangun jejaring dan memperluas wawasan pasar.
Para peserta memperoleh kesempatan bertemu dengan berbagai calon pembeli yang difasilitasi oleh IFOAM Asia, berdiskusi dengan SRS Global Certification terkait peluang sertifikasi organik untuk meningkatkan akses pasar internasional, serta menjalin komunikasi dengan berbagai pelaku industri organik dari berbagai negara.
Bagi sektor kopi, partisipasi Indonesia juga menghasilkan peluang yang menjanjikan. Booth Indonesia mendapat kunjungan dari seorang Q Grader asal Tiongkok, yaitu profesional yang memiliki sertifikasi internasional untuk melakukan penilaian mutu kopi berdasarkan standar cupping yang diakui secara global.
Kunjungan tersebut memberikan wawasan berharga mengenai kualitas, karakteristik rasa, standar pasar internasional, serta peluang pengembangan pasar kopi Indonesia di tingkat global.
Tidak hanya menampilkan produk, Indonesia juga memperkenalkan kekayaan budaya nasional sebagai bagian dari strategi promosi.
Selama pameran berlangsung, para peserta mengenakan wastra Nusantara dan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menampilkan pertunjukan seni budaya yang berhasil menarik perhatian pengunjung.
Baik booth AOI maupun Indonesia Pavilion mengusung konsep ruang tamu khas Indonesia, dengan sentuhan elemen tradisional yang menghadirkan suasana hangat, akrab, dan mencerminkan kekayaan budaya Nusantara.
Kehadiran unsur budaya tersebut memperkuat identitas Indonesia serta menunjukkan bahwa produk-produk yang dipamerkan memiliki keterkaitan erat dengan nilainilai lokal, tradisi, dan praktik berkelanjutan yang menjadi kekuatan utama sektor organik Indonesia.
Keikutsertaan Indonesia dalam Organic Moments Asia 2026 menunjukkan bahwa produk organik, produk turunan, serta komoditas berbasis kearifan lokal Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional.
Lebih dari sekadar ajang promosi, partisipasi ini menjadi sarana untuk memperluas jejaring bisnis, membuka peluang kerja sama dagang, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta memperkenalkan kekayaan budaya dan nilai-nilai keberlanjutan Indonesia kepada pasar global.
Kehadiran Indonesia melalui kolaborasi Aliansi Organis Indonesia dengan IFOAM Asia, dengan membawa serta produk binaan UMKM dampingan BI NTT, anggota AOI, dan berbagai mitra strategis menunjukkan pentingnya kerja sama multipihak dalam memperkuat akses pasar produk organik Indonesia.
Melalui upaya tersebut, diharapkan semakin banyak produk organikdan produk berbasis kearifan lokal Indonesia yang mampu menjangkau pasar internasional serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi para produsen, UMKM, dan komunitas lokal di berbagai daerah.
Tentang Aliansi Organis Indonesia (AOI) Aliansi Organis Indonesia merupakan organisasi yang mendorong pengembangan ekosistem pertanian organik, perdagangan yang adil, serta penguatan kapasitas pelaku usaha dan komunitas organik di Indonesia melalui kolaborasi multipihak, advokasi kebijakan, pengembangan pasar, dan peningkatan kapasitas anggota serta mitra di seluruh Indonesia. (**)

