Iklan

terkini

Kodim 0108/Aceh Tenggara Percepat Pembangunan Penghubung Desa Lawe Ger-ger dan Lawe Pinis Aceh Tenggara

Chaidir
10 September 2026, 12:05:00 PM WIB Last Updated 2026-09-10T05:05:11Z
Portolssi, Kutacane : Satgas Jembatan Gantung Kodim 0108/Aceh Tenggara terus mempercepat proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan Desa Lawe Ger-ger dengan Desa Lawe Pinis, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Hingga Rabu (9/9/2026), pembangunan telah memasuki tahap persiapan pemasangan rangka lantai jembatan.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI melalui program pembinaan teritorial dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, khususnya dalam penyediaan sarana transportasi yang aman dan memadai.

Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat membuka akses transportasi yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat kedua desa, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan sosial dan kesehatan.

Di lokasi pembangunan, anggota Satgas bersama Babinsa dan masyarakat terlihat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan.

Peltu Jumadin Selian mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di wilayah harus mampu memberikan kontribusi nyata dan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat serta membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga. Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum adanya jembatan tersebut, masyarakat harus menempuh perjalanan lebih jauh melalui jalur pegunungan untuk menuju desa tetangga. Kondisi itu tidak hanya membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar, tetapi juga turut menghambat berbagai aktivitas masyarakat.

“Jembatan ini merupakan akses yang sangat dibutuhkan masyarakat. Selama ini warga harus memutar melalui jalur pegunungan untuk menuju desa sebelah. Dengan adanya jembatan ini nantinya, masyarakat akan lebih mudah membawa hasil pertanian, anak-anak lebih cepat menuju sekolah, dan akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan juga menjadi lebih lancar,” jelasnya.

Menurut Peltu Jumadin, kegiatan gotong royong yang dilakukan bersama masyarakat tidak hanya berorientasi pada percepatan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat.

“Budaya gotong royong merupakan warisan yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Dengan keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pembangunan, akan tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga serta merawat jembatan ini setelah selesai dibangun,” tambahnya.

Jembatan Gantung Perintis tersebut nantinya diharapkan menjadi akses penting yang menghubungkan Desa Lawe Ger-ger dan Desa Lawe Pinis. Kehadirannya diproyeksikan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, meningkatkan perekonomian, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta membuka akses pendidikan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Semangat kebersamaan antara Satgas Jembatan Gantung Kodim 0108/Aceh Tenggara, Babinsa, dan masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan yang dilaksanakan secara gotong royong dan dilandasi kepedulian terhadap kepentingan bersama dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Sementara itu, salah seorang warga, Zainal (42), menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI yang telah membantu mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah bekerja bersama masyarakat membangun jembatan ini. Selama ini kami harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk menuju desa sebelah. Dengan adanya jembatan ini nantinya, perjalanan akan menjadi lebih cepat, hasil kebun lebih mudah dibawa, dan anak-anak juga lebih mudah pergi ke sekolah. Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat segera selesai dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di wilayah Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.(**)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kodim 0108/Aceh Tenggara Percepat Pembangunan Penghubung Desa Lawe Ger-ger dan Lawe Pinis Aceh Tenggara

Terkini