Iklan

terkini

Pemko Banda Aceh Perkuat Kompetensi Digital ASN, 60 Pegawai Dilatih Manfaatkan AI

Chaidir
07 November 2026, 1:29:00 PM WIB Last Updated 2026-11-07T06:29:09Z
‎‎Portalssi, Banda Acèh : Pemerintah Kota Banda Aceh mulai mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam lingkungan birokrasi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
‎
‎Sebagai bagian dari upaya tersebut, sebanyak 60 ASN mengikuti Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Peningkatan Produktivitas dan Kinerja ASN. Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banda Aceh itu berlangsung di Hotel Hip Hope selama dua hari, 15–16 Oktober 2026.
‎
‎Pelatihan ini menyasar pejabat fungsional dan pelaksana yang memiliki tugas berkaitan dengan pengelolaan data, penyusunan laporan, serta pembuatan bahan presentasi. Para peserta juga diwajibkan membawa laptop masing-masing agar dapat mengikuti praktik penggunaan AI secara langsung.
‎
‎Sekretaris BKPSDM Kota Banda Aceh, Cut Yunita, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk membekali ASN dengan pengetahuan dasar sekaligus keterampilan praktis dalam menggunakan teknologi AI untuk mendukung pekerjaan pemerintahan.
‎
‎“Tujuannya adalah memahami dasar dan aplikasi praktis AI, menggunakan AI untuk analisis data dan dukungan kebijakan publik, meningkatkan efisiensi kerja harian, serta membangun budaya kerja berbasis teknologi,” ujar Cut Yunita.
‎
‎Menurutnya, pemanfaatan AI diharapkan dapat membantu ASN menyelesaikan berbagai pekerjaan secara lebih efektif. Dengan kemampuan tersebut, aparatur juga diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat.
‎
‎AI Didorong untuk Permudah Pekerjaan Birokrasi
‎Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari pengenalan teknologi AI hingga penerapannya dalam pekerjaan sehari-hari.
‎
‎Materi yang diberikan mencakup analisis data, penyusunan dan peringkasan dokumen, pembuatan bahan presentasi, serta pengelolaan media sosial organisasi perangkat daerah (OPD).
‎
‎Selain kemampuan teknis, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai etika dan tata kelola penggunaan AI. Aspek ini dinilai penting agar pemanfaatan teknologi tetap berjalan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
‎
‎Cut Yunita mengingatkan bahwa penggunaan AI harus tetap disertai ketelitian serta perhatian terhadap keamanan informasi. ASN tidak boleh sepenuhnya menyerahkan proses kerja kepada teknologi tanpa melakukan pemeriksaan kembali terhadap hasil yang dihasilkan.
‎
‎“ASN diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja dan kualitas dokumen, tapi tetap harus memperhatikan keamanan data dan ketelitian,” tegasnya.
‎
‎Pemanfaatan AI Harus Berdampak pada Pelayanan Masyarakat
‎Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setdako Banda Aceh, Said Fauzan, yang membuka kegiatan tersebut, menilai perkembangan AI memberikan peluang bagi pemerintah untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan administrasi.
‎
‎Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai pekerjaan yang selama ini membutuhkan waktu dan proses cukup panjang.
‎
‎“Dalam konteks tersebut, AI akan membantu mempermudah berbagai pekerjaan, mulai dari penyusunan konsep surat, laporan, pengelolaan data, penyusunan dokumen, peringkasan dokumen, penyusunan bahan presentasi, hingga pengembangan gagasan dan kapasitas,” kata Said Fauzan.
‎
‎Ia menegaskan, keberhasilan penggunaan AI tidak hanya dilihat dari kemampuan ASN mengoperasikan teknologi. Hal yang lebih penting adalah dampaknya terhadap efisiensi kerja, kualitas hasil pekerjaan, dan pelayanan yang diterima masyarakat.
‎
‎Melalui pelatihan ini, Pemko Banda Aceh berharap para ASN mampu mengintegrasikan teknologi AI sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
‎
‎Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah transformasi digital Pemerintah Kota Banda Aceh untuk membangun birokrasi yang lebih modern, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (**)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pemko Banda Aceh Perkuat Kompetensi Digital ASN, 60 Pegawai Dilatih Manfaatkan AI

Terkini