Iklan

terkini

Aceh Ramadhan Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Harmoni Spiritual dan Penguatan Ekonomi Umat

Chaidir
02 Maret 2026, 11:39:00 AM WIB Last Updated 2026-03-02T04:39:52Z

‎Portalssi, Banda Aceh : Langit senja yang perlahan meredup di kawasan Masjid Raya Baiturrahman menjadi saksi dimulainya Festival Ramadhan Aceh 2026, Minggu (1/3/2026) sore. Ribuan masyarakat memadati pelataran masjid kebanggaan Aceh tersebut, menghadirkan suasana religius yang hangat sekaligus penuh kebersamaan di awal Ramadhan tahun ini.


‎Pembukaan festival dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Aceh, T. Robby Irza, yang mewakili Gubernur Aceh. Dalam pidato tertulis Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang dibacakannya, disampaikan bahwa Festival Ramadhan Aceh yang telah masuk dalam agenda nasional Kharisma Event Nusantara bukan sekedar rangkaian kegiatan seremonial.


‎Menurutnya, festival ini menjadi ruang bersama untuk merayakan tradisi, mempererat silaturahmi, serta menguatkan ukhuwah di tengah masyarakat Aceh.


‎“Ramadhan di Aceh selalu memiliki nuansa yang khas, yang tidak hanya hadir sebagai momentum spiritual pribadi, tetapi juga menjadi kekuatan kolektif yang menghidupkan tradisi, mempererat ukhuwah, dan menggerakkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat,” demikian kutipan Berbagai Gubernur Aceh.


‎menghadirkan 125 event terbaik dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.

‎Bahkan, Aceh kembali mencatatkan pencapaiannya dengan tiga agenda wisata yang masuk dalam KEN 2026, yakni Aceh Ramadhan Festival, Aceh Culinary Festival yang berhasil menembus Top 10 KEN 2026, serta Banda Aceh Colossal Coffee Experience.


‎“Rangkaian kegiatan yang dihadirkan meliputi puluhan stan UMKM binaan Bank Aceh Syariah, Pameran Mushaf Al-Qur'an yang digagas Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Aceh, talkshow ekonomi syariah dan literasi keuangan bersama Bank Indonesia dan OJK, program Ramadhan Berbagi, live tadarus Al-Qur'an, program donasi kebencanaan, hingga buka puasa bersama dalam rangka Khanduri Nuzulul Qur'an,” ujar Dedy.


‎Ia menjelaskan, penyelenggaraan festival tahun ini memiliki makna tersendiri karena tidak menggunakan dukungan anggaran APBA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Pemerintah Aceh memprioritaskan anggaran untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir, namun semangat kolaborasi dan gotong royong lintas sektor membuat festival tetap dapat terselenggara.

‎Panitia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh mitra dan kolaborator, di antaranya Bank Indonesia, Bank Aceh Syariah, Pertamina, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Aceh Kementerian Kebudayaan, Pemerintah Kota Banda Aceh, OJK, Telkomsel, Grab, serta berbagai pihak lain yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Aceh Ramadhan Festival 2026.


‎“Melalui festival ini, pemerintah berharap Aceh Ramadhan Festival tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi ruang spiritual, ruang kebersamaan umat, penguatan ekonomi syariah, sekaligus momentum memperkenalkan Aceh sebagai destinasi religi dunia yang damai, ramah, dan penuh keberkahan,” tutupnya.(**)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Aceh Ramadhan Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Harmoni Spiritual dan Penguatan Ekonomi Umat

Terkini