Iklan

terkini

Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Mahasiswa, Sekda Aceh Apresiasi Universitas Almuslim

Chaidir
21 Mei 2026, 2:14:00 PM WIB Last Updated 2026-05-21T07:14:58Z


‎Portalssi, Acèh : Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Syamaun, mengapresiasi Universitas Almuslim atas komitmennya dalam membangun tradisi akademik sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan mahasiswa melalui organisasi kampus.

‎Apresiasi tersebut disampaikan Nasir saat menghadiri pelantikan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) Universitas Almuslim periode 2026–2027 di Bireuen, Rabu (20/5/2026).

‎Dalam sambutannya, Nasir menegaskan perguruan tinggi tidak hanya bertugas melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu mencetak generasi muda yang matang, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

‎Menurutnya, organisasi kemahasiswaan menjadi wadah penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan komunikasi mahasiswa sebelum terjun ke tengah masyarakat. "Mahasiswa yang aktif berorganisasi sejatinya sedang ditempa menjadi calon pemimpin masa depan. Kampus harus mampu menghadirkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan karakter,” ujar Nasir.

‎Ia juga menyinggung stigma lama yang kerap muncul di lingkungan kampus terkait aktivitas organisasi mahasiswa. Selama ini, kata dia, masih ada anggapan keterlibatan dalam organisasi dapat mengganggu fokus belajar hingga berdampak pada penurunan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

‎Namun demikian, Nasir menilai pandangan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ia menyebut sejumlah penelitian justru menunjukkan mahasiswa aktif organisasi tetap mampu mempertahankan prestasi akademik yang baik. "Salah satunya penelitian yang dilakukan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia terhadap 120 responden angkatan 2020 hingga 2023 yang dimuat di laman economica.id,” katanya.

‎Hasil penelitian tersebut menunjukkan keterlibatan mahasiswa dalam organisasi tidak memiliki hubungan signifikan terhadap penurunan IPK. Bahkan, mayoritas mahasiswa yang aktif berorganisasi tetap mampu mempertahankan IPK di atas 3,5.

‎Nasir menambahkan, banyak tokoh nasional lahir dari dunia aktivisme kampus. Pengalaman berorganisasi, menurutnya, telah menjadi ruang pembelajaran penting bagi lahirnya para pemimpin bangsa. "Banyak menteri, pejabat negara, hingga tokoh nasional saat ini merupakan mantan aktivis mahasiswa yang ditempa melalui organisasi kampus,” ujarnya.

‎Pelantikan organisasi mahasiswa tersebut berlangsung khidmat dan turut dihadiri Rektor Universitas Almuslim Marwan, Ketua Pembina Yayasan Almuslim Rusyidi Mukhtar, civitas akademika Universitas Almuslim, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bireuen.(**)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Mahasiswa, Sekda Aceh Apresiasi Universitas Almuslim

Terkini