Iklan

terkini

Dirut Bank Aceh: Sinergi Media Kunci Jaga Kepercayaan Publik

Chaidir
03 Februari 2026, 9:59:00 AM WIB Last Updated 2026-02-03T02:59:35Z


‎Portalssi, Banda Aceh : Direktur Utama Bank Aceh Syariah (BAS), Fadhil Ilyas, menyampaikan apresiasi kepada insan media yang selama ini dinilai konsisten menjadi mitra strategis perusahaan dalam menyampaikan informasi kepada publik.

‎Hal itu disampaikan Fadhil saat Ngopi Bareng Insan Media yang digelar di Gedung Expo UMKM Bank Aceh, Lampineung, Banda Aceh, Senin (2/2/2026).

‎“Capaian dan perjalanan Bank Aceh Syariah hingga hari ini tidak terlepas dari peran media yang senantiasa menyampaikan informasi secara objektif serta berimbang kepada masyarakat,” ujarnya.

‎Menurut Fadhil, media memiliki peran yang sangat strategis dalam mengawal berbagai program dan kebijakan BAS, termasuk pada situasi-situasi krusial.

‎Ia mencontohkan saat Aceh dilanda bencana meteorologi, Bank Aceh turut ambil bagian membantu masyarakat terdampak. Dukungan media dinilai penting agar informasi terkait bantuan dapat tersampaikan dengan cepat dan tepat kepada publik, sehingga kehadiran BAS sebagai bank milik rakyat Aceh benar-benar dirasakan masyarakat.

‎Fadhil menegaskan eksistensi dan pertumbuhan Bank Aceh tidak dapat dipisahkan dari peran media sebagai jembatan utama dalam membangun kepercayaan publik.

‎Ia menyebut, tanpa pengelolaan komunikasi yang baik dengan media, berbagai program dan langkah yang dijalankan tidak akan bermakna karena tidak tersampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

‎Dalam kesempatan tersebut, Fadhil juga memaparkan sejumlah strategi penguatan kinerja perusahaan, mulai dari pengelolaan hubungan dengan insan media, pengembangan UMKM, penguatan tata kelola, hingga langkah pemulihan pascabanjir.

‎Dari sisi pengembangan ekonomi, Fadhil menuturkan BAS kembali dipercaya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai salah satu lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat Syariah (KUR) tahun anggaran 2026 dengan alokasi kuota sebesar Rp 1,5 triliun.

‎Selain penyaluran pembiayaan, BAS juga secara berkelanjutan melakukan pendampingan dan pelatihan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha.

‎Bank Aceh turut menjalankan program pemberdayaan perempuan prasejahtera melalui skema pembiayaan kelompok dengan pola Grameen Bank yang menyasar komunitas kecil dengan sistem tanggung renteng.

‎Terkait dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada akhir November 2026, Fadhil mengungkapkan BAS telah membentuk dua tim khusus pascabencana, yakni tim percepatan pemulihan layanan dan tim recovery pembiayaan. Kedua tim tersebut bekerja secara paralel untuk memastikan layanan kembali normal serta menyiapkan langkah pembiayaan bagi nasabah terdampak.(**)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dirut Bank Aceh: Sinergi Media Kunci Jaga Kepercayaan Publik

Terkini